Buserkpk.com | SINTANG – Meningkatnya keresahan masyarakat terhadap dugaan maraknya praktik perjudian dan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, memunculkan desakan agar aparat pengawasan internal Kepolisian Daerah Kalimantan Barat turun langsung melakukan pemeriksaan dan penelusuran di lapangan(7/6).

 

Berdasarkan informasi yang diterima Media Monitor Hukum Indonesia (MHI), warga Desa Lengkenat, Kecamatan Sepauk, mengeluhkan masih berlangsungnya praktik perjudian yang diduga dilakukan secara terbuka maupun berpindah-pindah lokasi untuk menghindari pengawasan aparat. Jenis perjudian yang disebut masih aktif beroperasi di antaranya judi togel dan sabung ayam.

 

Menurut keterangan masyarakat, sebelumnya pihak Polsek Sepauk telah memasang spanduk dan menyampaikan imbauan terkait larangan perjudian di sejumlah titik wilayah. Namun, langkah tersebut dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap upaya pemberantasan perjudian yang selama ini dikeluhkan warga.

 

Sejumlah warga menilai praktik perjudian tersebut masih berlangsung, terutama pada malam hari maupun saat akhir pekan. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat karena dianggap berpotensi mengganggu ketertiban umum serta memicu berbagai persoalan sosial lainnya.

 

Selain persoalan perjudian, masyarakat juga menyoroti dugaan masih berlangsungnya aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Sepauk. Dari informasi yang berkembang di masyarakat, muncul dugaan adanya praktik pungutan liar yang disebut-sebut berkaitan dengan aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

 

Informasi yang diterima media menyebutkan adanya dugaan oknum tertentu melakukan pungutan terhadap para pelaku aktivitas PETI. Dugaan tersebut hingga kini belum dapat diverifikasi secara independen dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh aparat yang berwenang.

 

Atas kondisi tersebut, masyarakat meminta agar Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) serta Pengamanan Internal (Paminal) Polda Kalimantan Barat segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap berbagai informasi dan dugaan yang berkembang di wilayah hukum Polsek Sepauk.

 

Warga berharap pemeriksaan dilakukan secara objektif, transparan, dan profesional guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran yang terjadi. Selain itu, masyarakat juga menginginkan langkah penegakan hukum yang tegas terhadap segala bentuk praktik perjudian maupun aktivitas pertambangan ilegal yang merugikan negara dan berpotensi merusak lingkungan.

 

“Kami berharap aparat pengawas internal kepolisian dapat turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan rasa keadilan,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Polsek Sepauk maupun instansi terkait mengenai informasi dan dugaan yang disampaikan masyarakat tersebut. Oleh karena itu, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebut dalam laporan warga guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik.

 

Masyarakat berharap seluruh laporan dan aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum, sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, serta terwujud penegakan hukum yang adil dan tidak tebang pilih di wilayah Kabupaten Sintang.

 

 

 

Sumber : Tim investigasi HMI Kalbar

Red/Tim*