Buserkpk.com | SAMBAS, KALBAR — Seorang anak perempuan berusia 9 tahun, Zahra Ghariya, asal Desa Sengawang, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, dikabarkan menjadi korban dalam insiden di kolam renang kawasan wisata Sempadung, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, pada Minggu (9/8/2026).

 

Informasi mengenai kejadian tersebut beredar melalui unggahan seorang pengguna media sosial. Dalam unggahan itu disebutkan adanya seorang anak yang mengalami insiden tenggelam di area kolam renang tempat wisata tersebut.

 

Namun, hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai kronologi lengkap kejadian, kondisi korban, maupun langkah penanganan setelah insiden belum dapat dipastikan secara independen.

 

Pihak pengelola kolam renang maupun keluarga korban juga belum memberikan keterangan resmi yang dapat menjelaskan secara utuh mengenai kejadian tersebut.

 

Peristiwa yang masih dalam tahap penelusuran ini kembali menyoroti pentingnya aspek keselamatan di fasilitas wisata air, khususnya kolam renang yang banyak dikunjungi keluarga dan anak-anak.

 

Pengawasan orang tua atau pendamping terhadap anak menjadi salah satu hal penting ketika berada di sekitar kolam renang. Di sisi lain, aspek keselamatan juga tidak terlepas dari kesiapan pengelola dalam menyediakan fasilitas pengamanan serta prosedur penanganan keadaan darurat.

 

Informasi yang beredar di masyarakat juga menyebutkan bahwa sebelumnya pernah terjadi insiden serupa di kawasan kolam renang wisata Sempadung. Namun, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dan belum dapat dijadikan sebagai fakta yang telah terkonfirmasi.

 

Apabila informasi mengenai insiden tersebut benar, kejadian ini patut menjadi perhatian bersama, terutama menyangkut sistem pengawasan dan standar keselamatan di kawasan wisata air.

 

Pengelola tempat wisata diharapkan memastikan keberadaan petugas pengawas kolam, rambu-rambu keselamatan, kedalaman kolam yang diinformasikan secara jelas, akses pertolongan pertama, serta prosedur tanggap darurat dapat berjalan sebagaimana mestinya.

 

Sementara bagi orang tua atau pendamping, pengawasan terhadap anak tetap menjadi hal yang sangat penting, terutama ketika anak berada di area kolam renang.

 

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola wisata, keluarga korban, serta pihak terkait lainnya guna memperoleh informasi yang akurat, lengkap, dan berimbang mengenai insiden tersebut.

 

Berita ini akan diperbarui apabila terdapat keterangan resmi maupun perkembangan terbaru terkait kondisi korban dan kronologi kejadian.

 

 

Sumber : Tim Liputan

Red/Tim*