Buserkpk.com | PONTIANAK – Meningkatnya kabut asap yang mulai menyelimuti Kota Pontianak mendorong berbagai elemen masyarakat untuk mengambil langkah nyata dalam membantu warga. Salah satunya dilakukan Organisasi Lembaga Kekerabatan Melayu (LKM) Kalimantan Barat yang menggelar aksi sosial dengan membagikan masker secara gratis kepada para pengguna jalan pada Selasa (28/7/2026).
Kegiatan pembagian masker dipusatkan di dua titik strategis, yakni Simpang Empat Lampu Merah Jalan Gajah Mada dan Bundaran Digulis Jalan Ahmad Yani, yang merupakan kawasan dengan mobilitas masyarakat cukup tinggi.
Aksi sosial tersebut dipimpin langsung oleh Panglima Besar Lembaga Kekerabatan Melayu (LKM) Kalimantan Barat, Adv. Hendi Susanto, S.H., bersama jajaran Garda LKM. Mereka membagikan masker kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas, khususnya kepada masyarakat yang belum menggunakan pelindung pernapasan.
Adv. Hendi Susanto menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap kesehatan masyarakat di tengah menurunnya kualitas udara akibat kabut asap yang diduga dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Lembaga Kekerabatan Melayu terhadap masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang masih belum menggunakan masker. Kami berharap masker yang dibagikan dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi kabut asap yang mulai menyelimuti Kota Pontianak perlu menjadi perhatian bersama karena berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
Oleh karena itu, Garda LKM memilih turun langsung ke lapangan sebagai bentuk aksi kemanusiaan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
“Mengingat kondisi asap akibat kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah Kalimantan Barat semakin memengaruhi kualitas udara di Kota Pontianak, Garda LKM turun langsung membagikan masker kepada para pengendara,” tegasnya.
Selain membagikan masker, Hendi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap dengan membatasi aktivitas luar ruangan apabila tidak mendesak serta selalu menggunakan masker saat bepergian.
Ia mengingatkan bahwa paparan asap dalam jangka waktu tertentu dapat meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), memperburuk penyakit asma, serta menyebabkan iritasi pada mata dan saluran pernapasan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Langkah sederhana ini sangat penting untuk membantu melindungi kesehatan dari dampak kabut asap,” katanya.
Di akhir kegiatan, Adv. Hendi berharap kondisi kualitas udara di Kota Pontianak dapat segera membaik seiring dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan oleh pihak terkait.
“Kami berharap kabut asap segera berlalu sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman. Kepedulian kecil dari Lembaga Kekerabatan Melayu ini mudah-mudahan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi ajakan bagi semua pihak untuk bersama-sama peduli terhadap kesehatan serta lingkungan,” pungkasnya.
( Tim Humas DPP LKM KALBAR)
Red/Gun*






